Perbedaan Cinta dan Sayang Menurut Psikologi

rasa cinta

Pernahkah Kamu mendengar istilah cinta dan sayang? Kedua istilah tersebut sering dianggap sama walaupun kenyataannya berbeda. Ada beberapa perbedaan cinta dan sayang menurut psikologi. Sebagaimana kita ketahui, kedua kata ini kerap digunakan dalam dunia percintaan. Namun, hanya beberapa orang saja yang memahami perbedaan kedua kata ini. Lalu apa saja perbedaannya?

Perbedaan Antara Cinta dan Sayang Menurut Psikologi

  1. Cinta

Cinta adalah emosi yang lebih kompleks dan bisa terdiri dari berbagai perasaan. Menurut kamus Oxford, cinta merupakan perasaan kasih sayang yang sangat kuat. Dalam sumber lain, yakni kamus Merriam-Webster, cinta adalah perasaan sayang yang kuat dan konstan pada seseorang. Dari definisi ini bisa dikatakan bahwa cinta adalah rasa sayang yang kuat dan bertahan lama.

Apabila seseorang mencintai orang lain, secara otomatis ia juga menyayanginya. Akan tetapi, menyayangi belum tentu mencintai. Di dalam hierarki perasaan, cinta memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada sayang. Inilah kenapa ketika orang jatuh cinta, terkadang logika tidak bisa berjalan dengan normal dan muncul istilah “cinta itu membutakan”. Bahkan, cinta yang terlalu berlebihan bisa mengabaikan kesalahan orang yang dicintai dan rela berkorban apapun untuk yang ia cintai.

Seseorang yang sudah menemukan cinta, ia juga akan merasakan pengorbanan. Cobalah untuk melihat para orang tua yang sudah bersama selama bertahun-tahun dan tanyakan pengorbanan apa yang pernah mereka lalui. Pasti akan ada hal-hal yang berat dan masa-masa sulit dalam hubungan mereka sehingga dibutuhkan sebuah pengorbanan.

Saat merasakan cinta, kau juga akan merasa harus memberikan 100% dari yang Kamu miliki untuk orang yang dicintai. Hal ini memang tidak akan bisa dijelaskan dengan logika, namun perasaan lah yang mendorong seseorang untuk melakukan hal ini. Menariknya, hal ini akan berjalan secara otomatis. Jika Kamu menolak untuk melakukannya, akan muncul rasa tidak nyaman yang mengganggu.

  1. Sayang

Berbeda dengan cinta, rasa sayang merupakan perasaan yang lebih lembut, suka, atau peduli. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, seseorang yang menyayangi orang lain belum tentu mencintai. Saat menyayangi, kita masih bisa menggunakan logika dan berpikir dengan jernih mana yang benar dan mana yang salah. Oleh karena itu, seseorang masih bisa melihat kesalahan dari orang yang disayangi.

Rasa sayang adalah akumulasi dari rasa suka. Jika tahap awal dalam sebuah hubungan adalah tertarik dan ke tahap suka, maka tahap selanjutnya adalah rasa sayang dan akan berlanjut ke rasa cinta. Saat merasa sayang, seseorang sudah mempunyai rasa ingin memiliki dan menghabiskan waktu bersama dengan orang yang disayangi.

Saat Kamu sudah melihat seseorang dari hati dan bukan dari penampilannya saja, itu artinya rasa sayang sudah mulai muncul. Kamu sudah mengetahui sifat-sifat buruknya dan bisa menerima dengan ikhlas. Ini sangat penting sebagai modal untuk melangkah ke tahap cinta. Dalam sebuah hubungan, saling menerima kekurangan satu sama lain adalah hal yang sangat berharga.

Perbedaan Cinta dan Sayang

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa perbedaan cinta dan sayang bisa dilihat dari seberapa besar dan kompleks perasaan yang dimiliki. Jika kita mencintai seseorang, sudah pasti kita juga menyayanginya. Akan tetapi, saat kita menyayangi seseorang, belum tentu kita akan mencintai orang tersebut.

Jadi, saat ingin melangkah ke jenjang hubungan yang lebih tinggi seperti pernikahan, pastikan bahwa Kamu sudah mencapai tahap saling mencintai, bukan hanya saling menyayangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *